Mitologi Yunani

Mitologi Yunani merupakan kisah para dewa yang paling banyak diceritakan di seluruh dunia. Tak banyak yang belum pernah mendengar nama-nama dewa Yunani seperti Athena, Atlas, atau Zeus. Bahkan istilah yang sering kita ucapkan sehari-hari pun banyak yang berakar dari mitologi Yunani. Mitologi Yunani tersusun dari legenda, epos, dan mitos yang berkaitan dengan para dewa sesembahan masyarakat Yunani kuno.

Kisah para dewa dan tokoh-tokoh sejarah yang tercantum dalam manuskrip-manuskrip Yunani kuno biasanya membaur menjadi satu karena masyarakat Yunani pada waktu itu tidak hanya memandang mitologi sebagai agama dan kepercayaan, tetapi juga sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah mereka. Lagipula, para raja atau pahlawan umumnya memang dipuja sebagai keturunan dewa sesuai kebiasaan pada masa itu. Hal ini berlaku pula di berbagai belahan dunia yang lain. Sebagai contoh, Firaun dan Cleopatra sering dipuja oleh masyarakat Mesir kuno sebagai personifikasi Amon Ra dan Isis. Di Indonesia sendiri, catatan sejarah tentang kerajaan-kerajaan Hindhu, Buddha, dan Islam dalam Babad Tanah Jawi ditulis secara kronologis bersama mitos dan legenda yang berakar dari tanah Jawa.

Mitologi Yunani kemudian diadopsi oleh kebudayaan Romawi setelah daerah Mediterania dikuasai oleh kerajaan Romawi kuno. Orang-orang Romawi memang tidak memiliki konsep mitologi seluas itu, sehingga mereka mengadaptasikan mitologi Yunani dan kadang-kadang mitologi dari Timur Tengah ke dalam mitologi mereka sendiri. Karena itulah dewa-dewi dalam mitologi Romawi dan Yunani pada umumnya sama, hanya dikenal dengan nama yang berbeda. Sekali lagi, hal ini juga berlaku di Indonesia dimana mitos-mitos tentang para bathara memiliki banyak kesamaan dengan dewa-dewa Hindhu dalam mitologi India.

Kisah para dewa Yunani kemudian dikenal luas sampai ke seluruh dunia melalui tulisan sastrawan Yunani dan Romawi kuno seperti Homer, Hesiod, Virgil, Aristophanes, Orphic, Plato,dll. Kisah tentang dewa-dewa pertama dan penciptaan alam semesta sebagian besar bersumber dari  manuskrip Theogony karya Hesiod, sedangkan riwayat dewa-dewa Olympus bersumber dari epos Illiad & Odiseus yang ditulis oleh Homer. Beberapa kisah dan garis silsilah para dewa dalam karya para sastrawan tersebut seringkali bertentangan, tetapi secara garis besar konsep utamanya masih sama.

Cikal-Bakal Alam Semesta

Mitologi Yunani dimulai dari kisah dewa-dewi pertama yang konon sudah ada sebelum  alam semesta (kosmos) tercipta. Mereka disebut dengan istilah protogenos (jamak: protogenoi) atau ‘makhluk yang pertama lahir’. Mereka adalah para pencipta kosmos sekaligus nenek moyang bagi para titan dan dewa-dewa Olympus. Para dewa ini digambarkan sebagai personifikasi dari unsur-unsur abstrak dalam penciptaan semesta seperti waktu (Khronos), dimensi hampa (Chaos), dan prokreasi (Eros) atau elemen kosmos seperti langit, bumi, dan air. Jika disimpulkan, protogenoi terdiri dari dua generasi; generasi pertama merupakan pencipta kosmos sedangkan generasi kedua merupakan komponen pembentuk kosmos yang dilahirkan oleh protogenoi generasi pertama, yaitu Uranus (langit/surga), Gaia (bumi), Urea (pegunungan), Pontus (perairan dalam), Thalassa (lautan), dan Tartarus (neraka). Tetapi menentukan protogenos mana yang merupakan generasi pertama atau kedua merupakan bagian yang paling membingungkan dalam mitologi Yunani, karena hampir setiap sumber literatur kosmogoni mempunyai teori yang saling bertentangan mengenai kelahiran mereka. Berikut ini adalah dewa-dewi yang disebut protogenos.

Ras & Golongan

Nama Yunani

Nama Romawi

Peran & Tugas

Protogenos

Khronos

Khronos

Personifikasi waktu abadi

Protogenos

Ananke

Necessitas

Personifikasi yang tak terhindarkan

Protogenos

Chaos

Chaos

Personifikasi kehampaan & celah atmosfer

Protogenos

Aether

Aether

Personifikasi terang & cahaya surga

Protogenos

Phanes

Phanes

Personifikasi keterjadian

Protogenos

Hemera

Dies

Personifikasi pagi

Protogenos

Gaia

Tellus

Personifikasi bumi

Protogenos

Eros

Cupid

Personifikasi prokreasi & cinta, dewa asmara

Protogenos

Tartarus

Abyss

Personifikasi neraka

Protogenos

Erebus

Erebus

Personifikasi kegelapan

Protogenos

Nyx

Nox

Personifikasi malam

Protogenos

Uranus

Caelus

Personifikasi surga/langit

Protogenos

Ourea

Ourea

Personifikasi pegunungan

Protogenos

Nesoi

Nesoi

Personifikasi kepulauan

Protogenos

Pontus

Hydros

Personifikasi perairan

Protogenos

Thalassa

Mare

Personifikasi lautan

Kelahiran Para Titan

Setelah kosmos tercipta, bumi dan langit diperintah oleh Uranus, sang langit. Kemudian Uranus bersama Gaia, sang ibu bumi melahirkan enam Titan, yaitu Oceanus, Hyperion, Crius, Iapetus, Cronus, Coeus, serta enam Titanid (bentuk feminin Titan), yaitu Mnemosyne, Tethys, Theia, Phoebe, Rhea, & Themis. Selanjutnya para Titan dan Titanid berpasangan, melahirkan Titan generasi-generasi berikutnya serta dewa-dewa Olympus (Olympioi) generasi pertama.

Ras & Golongan

Nama Yunani

Nama Romawi

Peran & Tugas

Titan

Oceanus

Oceanus

Personifikasi samudera dunia

Titan

Hyperion

Hyperion

Titan matahari

Titan

Coeus

Polus

Titan intelektualitas, personifikasi poros langit

Titan

Cronus

Saturnus

Pimpinan para Titan, titan waktu penghancur

Titan

Crius

Crius

Titan konstelasi langit & pengukuran tahun

Titan

Iapetus

Iapetus

Titan kehidupan fana & penentuan masa hidup manusia

Titanid

Mnemosyne

Moneta

Personifikasi memori, perkataan, & bahasa

Titanid

Phoebe

Phoebe

Titan intelektualitas & peramal sabda langit

Titanid

Rhea

Ops

Ibu para dewa Olympus

Titanid

Tethys

Tethys

Ibu sungai-sungai besar, sumber air murni

Titanid

Theia

Theia

Titan pemandangan alam dan pancaran cahaya

Titanid

Themis

Themis

Titan hukum & keteraturan sejati, adat, tradisi

Titan, Okeanid

Oceanids

Oceanids

Titan, Okeanid

Calypso

Calypso

Titan, Okeanid

Metis

Metis

Titan kebijakan & pemikiran mendalam

Titan, Hyperionid

Helios

Sol

Personifikasi matahari

Titan, Hyperionid

Selene

Luna

Personifikasi bulan

Titan, Hyperionid

Eos

Aurora

Personifikasi fajar, titan bintang-bintang pengembara

Titan, Koionid

Leto

Latona

Titan kelahiran & kesungguhan perempuan

Titan, Koionid

Asteria

Asteria

Personifikasi bintang-bintang malam & ramalan malam

Titan, Iapetonid

Atlas

Atlas

penyangga langit & bumi, titan astronomi & revolusi konstelasi bintang-bintang

Titan, Iapetonid

Prometheus

Prometheus

Personifikasi pemikiran sebelum bertindak

Titan, Iapetonid

Epimetheus

Epimetheus

Personifikasi pemikiran sesudah bertindak

Titan, Iapetonid

Menoetius

Menoetius

Personifikasi kemarahan meledak-ledak & tindakan gegabah

Titan, Krionid

Astraeus

Astraeus

Personifikasi petang, titan bintang-bintang, angin, & astrologi

Titan, Krionid

Pallas

Pallas

Titan peperangan dan militer

Titan, Krionid

Perses

Perses

Titan kehancuran

Masa Kepemimpinan Para Titan

Atas hasutan Gaia, para Titan merebut kekuasaan dari Uranus. Hyperion, Coeus, Crius & Iapetus  lalu menyebar ke empat penjuru langit untuk menahan Uranus. Sementara Cronus yang paling kuat bertugas mengebiri ayahnya. Konon, tetesan darah Uranus ini jatuh ke lautan di bumi dan berubah menjadi Aphrodite (menurut mitologi Romawi).

castration_of_uranus

Setelah berhasil merebut tahta dari Uranus, kelima Titan kemudian berkuasa. Sebagai Titan yang secara langsung mengalahkan Uranus, Cronus memegang kekuasaan tertinggi sedangkan  keempat saudaranya masing-masing menjadi penguasa empat penjuru langit. Titan generasi kedua seperti Selene, Helios, dan Astraeus mendapat porsi kekuasaan yang lebih kecil, yaitu menjadi penguasa benda-benda langit. Masa kepemimpinan Cronus dan para Titan ini kemudian disebut Zaman Emas karena pada waktu itu alam semesta berlangsung dalam kedamaian, tidak ada kejahatan atau bencana yang muncul.

Titanomachy: Perang Para Titan

Saturn_eat_childPada saat para Titan menguasai tahta langit, diramalkan bahwa keturunan Cronus akan merebut tahta langit darinya. Untuk mencegahnya, Cronus menelan semua bayi yang dilahirkan oleh istrinya, Rhea. Ketika Cronus bermaksud memakan anak terakhir mereka, Rhea mengelabuinya, mengganti bayi itu dengan sebongkah batu yang dibungkus selimut. Bayi itu adalah Zeus, si dewa petir.

Ketika dewasa, Zeus lalu memaksa Cronus untuk meminum cairan yang membuatnya memuntahkan anak-anaknya yang lain. Zeus dan saudara-saudaranya lalu berusaha merebut kekuasaan dari tangan Cronus dan kaum Titan. Terjadilah perang besar antara kaum Titan dengan para dewa pimpinan Zeus. Perang itu berlangsung selama sepuluh tahun di bukit Olympus dan kedahsyatannya membuat bumi dilanda gempa dan halilintar terus-menerus.

titanomachy

Zeus dan para sekutunya berhasil memenangkan peperangan ini, lalu menghukum para Titan dengan memenjarakan mereka ke dalam Tartarus. Atlas, Titan penguasa bintang-bintang di angkasa mendapat hukuman memanggul Uranus dan menahan Gaia agar tidak dapat bersatu untuk selamanya. Setelah itu Zeus membagi kekuasaan dengan dua saudara lelakinya. Hades yang tertua memperoleh kekuasaan atas dunia bawah yang meliputi alam baka dan Tartarus, Poseidon memperoleh kekuasaan atas perairan, sedangkan Zeus yang termuda mendapat kekuasaan atas langit.

Dodekatheon & Theoi Olympioi

Zeus dan dua belas dewa lain yang dipimpinnya kemudian memerintah dari puncak Gunung Olympus. Mereka disebut dodekatheon atau 12 dewa utama sedangkan dewa-dewa Olympus yang lain hanya disebut theoi olympioi.

Ras & Golongan

Nama Yunani

Nama Romawi

Peran & Tugas

Theoi Olympioi, Dodekatheon

Zeus

Jupiter

Raja para dewa, langit, & petir
Theoi Olympioi, Dodekatheon,

Poseidon

Neptunus

Dewa laut & gempa bumi
Theoi Olympioi, Dodekatheon

Hera

Juno

Ratu para dewa & pernikahan
Theoi Olympioi, Dodekatheon,

Demeter

Ceres

Dewi kesuburan, alam, pertanian, & musim
Theoi Olympioi, Dodekatheon

Athena

Minerva

Dewi kebijaksanaan & pertahanan
Theoi Olympioi, Dodekatheon

Apollo

Apollo

Dewa cahaya, musik, & ramalan
Theoi Olympioi, Dodekatheon

Aphrodite

Venus

Dewi asmara, kecantikan, & nafsu
Theoi Olympioi, Dodekatheon

Ares

Mars

Dewa perang, kekerasan, & pertumpahan darah
Theoi Olympioi, Dodekatheon

Artemis

Diana

Dewi perburuan, binatang, keperawanan, & bulan
Theoi Olympioi, Dodekatheon

Dionysus

Bacchus, Liber

Dewa anggur, pesta, & kesenangan
Theoi Olympioi, Dodekatheon

Hephaestus

Vulkanus

Dewa pertukangan, pandai besi, &  gunung berapi
Theoi Olympioi, Dodekatheon

Hermes

Merkurius

Pengantar pesan para dewa, dewa perdagangan & perjalanan
Theoi Olympioi

Hestia

Vesta

Dewi perapian
Theoi Olympioi,

Asclepius

Aesculapius, Vediovis

Dewa penyembuhan & obat-obatan
Theoi Olympioi

Iris

Iris

Personifikasi pelangi
Theoi Olympioi

Hebe

Juventas

Pemegang cangkir para dewa, dewi kemudaan
Theoi Olympioi

Eileithya

Lucina

Dewi kelahiran
Theoi Olympioi

Enyo

Bellona

Dewi peperangan
Theoi Olympioi

Phobos

Pavor, Formido

Personifikasi teror
Theoi Olympioi

Deimos

Metus

Personifikasi ketakutan
Theoi Olympioi

Pan

Faunus, Silvanus

Dewa alam liar & gembala
Theoi Olympioi

Harmonia

Concordia

Dewi kerukunan & perdamaian, personifikasi keselarasan
Theoi Olympioi

Ganymedes

Ganymeda

Pemegang cangkir para dewa
Theoi Olympioi

Paean

Paean

Tabib para dewa
Theoi Olympioi,

Dike

Justitia

Dewi keadilan
Mousai

Caliopea

Caliopea

Pemimpin Mousai, dewi puisi kepahlawanan
Mousai

Clio

Clio

Dewi penulisan sejarah
Mousai

Erato

Erato

Dewi puisi cinta
Mousai

Euterpe

Euterpe

Dewi sajak
Mousai

Melpomene

Melpomene

Dewi drama tragedi
Mousai

Polyhymnia

Polyhymnia

Dewi lagu puji-pujian religius
Mousai

Terpsichore

Terpsichore

Dewi lagu & tarian ansambel
Mousai

Thalia

Thalia

Dewi drama komedi & puisi idealis
Mousai

Urania

Urania

Dewi astronomi
Charites

Aglaea

Aglaea

Dewi perhiasan & kecantikan
Charites

Euphosyne

Euphosyne

Dewi keriangan & sorak-sorai
Charites

Thalia

Thalia

Dewi perjamuan & perayaan
Anemoi

Aeolus

Aeolus

Raja angin, pemimpin anemoi
Anemoi

Boreas

Aquilo

Personifikasi angin utara
Anemoi

Notus

Auster

Personifikasi angin selatan
Anemoi

Zephyrus

Favonius

Personifikasi angin barat
Anemoi

Eurus

Eurus

Personifikasi angin timur
Theoi Olympioi, Anemoi

Aura

Aura

Personifikasi angin sepoi
Theoi Olympioi, Horae

Eunomia

Eunomia

Dewi keteraturan
Theoi Olympioi, Horae

Eirene

Pax

Dewi kedamaian
Theoi Olympioi, Styktid

Nike

Victoria

Dewi kemenangan
Theoi Olympioi, Styktid

Kratos

Potestas

Personifikasi kekuasaan
Theoi Olympioi, Styktid

Bia

Vis

Personifikasi kekerasan
Theoi Olympioi, Styktid

Zelos

Zelos

Personifikasi perlombaan & persaingan
Theoi Iatrikoi

Epione

Epione

Personifikasi penenang
Theoi Iatrikoi

Hygeia

Sirona

Personifikasi kesehatan, kebersihan, & sanitasi
Theoi Iatrikoi

Panacea

Panacea

Personifikasi khasiat
Theoi Iatrikoi

Iaso

Iaso

Personifikasi penyembuhan
Theoi Iatrikoi

Aceso

Aceso

Personifikasi obat-obatan
Theoi Iatrikoi

Telesphorus

Telesphorus

Personifikasi proses penyembuhan
Oneroi

Morpheus

Morpheus

Dewa mimpi, personifikasi bentuk, pemimpin oneroi
Oneroi

Phantasus

Phantasus

Pembawa imaji dalam pikiran
Oneroi

Ikelus

Ikelus

Personifikasi kesukaan
Oneroi

Phobetor

Phobetor

Personifikasi hal yang menakutkan
Daimones

Apate

Fraus

Personifikasi fraud
Daimones

Dolos

Dolus

Personifikasi tipu daya
Daimones

Eris

Discordia

Personifikasi perselisihan
Daimones

Geras

Senectus

Personifikasi kematangan/maturitas
Daimones

Hesperides

Hesperides

Personifikasi matahari terbenam
Daimones

Hypnos

Somnus

Personifikasi tidur
Daimones

Ker

Letum

Personifikasi kematian yang menyakitkan
Daimones

Keres

Tenebrae

Personifikasi takdir kematian
Daimones

Momus

Querella

Personifikasi kutukan
Daimones

Moros

Fatum

Personifikasi ajal
Daimones

Nemesis

Invidentia

Personifikasi pembalasan setimpal
Daimones

Oizys

Miseria

Personifikasi penderitaan
Daimones

Philotes

Gratia

Personifikasi persahabatan
Daimones

Ponos

Labor

Personifikasi kesulitan

Theoi Halioi

Theoi Halioi adalah dewa-dewa perairan yang dipimpin oleh Poseidon. Mereka menguasai lautan, sungai, dan makhluk-makhluk laut seperti nymph, nereid, oceanid, dll.

Ras & Golongan

Nama Yunani

Nama Romawi

Peran & Tugas

Theoi Halioi

Poseidon

Neptunus

Dewa laut & gempa bumi

Theoi Halioi

Triton

Triton

Pembawa pesan dari laut

Theoi Halioi

Ceto

Ceto

Ibu para monster laut, dewi bahaya di kedalaman laut

Theoi Halioi

Phorcys

Phorcys

Bapak para monster laut

Theoi Halioi, Helios Geron

Nereus

Nereus

Ayah para nereid

Theoi Halioi, Helios Geron

Glaucus

Glaucus

Dewa nujum laut, dewa pelindung para pelaut

Theoi Halioi, Helios Geron

Proteus

Proteus

Personifikasi perubahan laut yang tak terduga

Haliade, nymph

Haliade, nymph

Haliade, nymph

Haliade, nymph

Haliade, Nereid

Amphitrite

Istri Poseidon

Haliade, Nereid

Galatheia

Haliade, Nereid

Psamathe

Haliade, Nereid

Thetis

Thetis

Personifikasi penetapan, pemimpin para nereid

Oceanid

Clymene

Clymene

Dewi kemasyhuran

Oceanid

Doris

Doris

Ibu para nereid

Oceanid

Eurynome

Eurynome

Dewi padang bunga

Oceanid

Metis

Metis

-

Oceanid

Pleione

Pleione

-

Oceanid

Tyche

Fortuna

Dewi keberuntungan

Potamoi

Achelous

Achelous

Dewa sungai, ayah para siren

Potamoi

Asopus

Asopus

Personifikasi Sungai Asopus

Potamoi

Enipeus

Enipeus

Personifikasi Sungai Enipeus

Potamoi

Scamander

Scamander

Personifikasi Sungai Scamander

Theoi Khthonioi

Theoi Khtonioi adalah sebutan bagi para dewa bumi yang dipimpin oleh Hades, sang dewa alam baka. Kekuasaan mereka meliputi bumi, dunia bawah, dan Tartarus. Mereka bertugas mengatur kesuburan, kekayaan bumi, dan makhluk-makhluk penghuni neraka.

Ras & Golongan

Nama Yunani

Nama Romawi

Peran & Tugas

Theoi Khthonioi Hades Pluto Dewa kematian & kekayaan bawah tanah, personifikasi alam baka
Theoi Khthonioi Persephone Proserpina Ratu alam baka, dewi kesuburan
Theoi Khthonioi Hecate Trivia Dewi sihir & jalan pintas
Theoi Khthonioi Acheron Acheron Personifikasi sungai penderitaan
Theoi Khthonioi Cocytus Cocytus Personifikasi sungai ratapan
Theoi Khthonioi Phlegethon Phlegethon Personifikasi sungai api
Theoi Khthonioi Lethe Oblivia Personifikasi sungai lupa
Theoi Khthonioi Styx Styx Personifikasi sungai kebencian
Theoi Khthonioi, Erinyes Alecto Alecto Personifikasi penghukuman
Theoi Khthonioi, Erinyes Tisiphone Tisiphone Personifikasi pembalasan atas pembunuhan
Theoi Khthonioi, Erinyes Megaera Megaera Personifikasi kedengkian

Penciptaan Manusia

Prometheus, titan yang berpihak kepada Olympioi semasa Titanomachy menciptakan patung replika paraprometheus_steal_fire dewa dari tanah liat dan menghembuskan nyawa ke dalamnya. Inilah ras pertama manusia yang semuanya terdiri dari lelaki. Dikisahkan Epimitheus, saudara Prometheus yang tidak pernah berpikir panjang sebelum bertindak (sesuai arti namanya: afterthought) menciptakan binatang dari tanah liat untuk dijadikan penghuni planet bumi. Ia menganugerahkan semua kemampuan yang berguna untuk bertahan hidup kepada para binatang, sehingga umat manusia tidak mendapatkan bagian apapun. Karena itu Prometheus mengambil teknologi dari Athena dan mencuri api dari Hephaestus untuk diberikan kepada umat manusia. TIndakan Prometheus ini menimbulkan kemarahan Zeus. Kemudian ia dihukum dengan diikat pada sebuah batu di puncak gunung untuk selamanya. Setiap hari seekor elang dari emblem Zeus ditugaskan untuk memakan livernya. Setiap malam liver Prometheus tumbuh kembali agar keesokan harinya bisa dimakan lagi oleh si elang.

pandora_open_the_boxMasih belum cukup puas dengan menghukum Prometheus, Zeus menghukum umat manusia dengan menciptakan iblis bersosok cantik untuk menggoda pria agar berbuat dosa, yaitu wanita (so sexist, statistically men commit crime more often than women and scientifically men need women to reproduce their kind). Zeus memerintahkan Hephaestus untuk membuat sebuah patung wanita dari tanah di bumi dan meniupkan nyawa ke dalamnya. Setiap dewa ikut menyumbangkan kemampuan untuk ‘menggoda’ kaum pria kepadanya. Jadilah Pandora, wanita pertama di bumi yang keturunannya ditakdirkan untuk menyiksa kaum pria (once again, patriarchal judgement). Pandora dititipi sebuah guci (sering disalahartikan menjadi kotak) berisi pengetahuan yang tidak boleh dibuka. Karena penasaran, Pandora mengabaikan larangan tersebut dan membukanya. Segala macam kejahatan yang tersimpan dalam guci tersebut terlepas dan menyebar ke bumi. Pandora segera menutup kembali guci tersebut, menyisakan harapan di dalamnya. Bukankah cerita ini mirip dengan Adam yang diciptakan dari tanah liat dan Hawa yang mengabaikan larangan untuk memetik buah pengetahuan karena penasaran?

Sumber:

Hardjapamekas, R.S.  1999. Sekelumit Mitologi Yunani: Dewa-Dewi & Para Pahlawan Yunani.

http://www.theoi.com

http://en.wikipedia.org

2 thoughts on “Mitologi Yunani

  1. artikelnya bagus, cuma sedikit komen kalo orphic itu kalo gasalah bukan nama penulis mitologi kaya homer dll melainkan nama suatu daerah di yunani yang punya mitologi sendiri dengan tokoh yang sama dengan daerah lainnya, itu alasan kenapa antar penulis punya cerita yang beda karna berdasarkan latar belakang yang beda pula. cheers :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s